Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Dana Desa Kuta Male “Tercecer” Korupsi Menguap, Periksa Kapala Desa Jika Menyalah Penjarakan 

405
×

Dana Desa Kuta Male “Tercecer” Korupsi Menguap, Periksa Kapala Desa Jika Menyalah Penjarakan 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Karo | METRO ONE News – Anggaran Dana Desa Kuta Male Kecamatan Kutabuluh Kabupaten Karo sangat rentan dikirupsi. Mengingat desa yang jauh dari hiruk pikuk dan terpencil itu sangat sulit dijangkau. Akibatnya penggunaan dana desa minim pengawasan. Ada dugaan Kepala desa seenaknya menggunakan anggaran pemerintah itu, cendrung dikorupsi.

Penegasan itu disampaikan warga desa Kuta Male yang menyampaikan keluh kesah mereka ke redaksi Metro one news, Selasa (28/10/25) sore.

Menurutnya, minimnya pengawasan membuka celah korupsi aparat desa setempat yang merugikan masyarakat. Kepada desa Ijon Wilkandris Sembiring wajib diperiksa. Jika terbukti bermain main yang bersifat menguntungkan diri pribadi, penjarakan saja. Bukan tidak mungkin seluruh perangkat desa terlibat dan kecipratan menikmati dugaan korupsi berjamaah. Hingga saat ini tak ada pembangunan menyolok yang terlihat buah hasil dari Dana Desa. Infrastruktur desa tetap begitu begitu saja. Kesan desa tertinggal masih terpatri kuat.

“Penyalahgunaan anggaran kental terasa, kami menduga adanya korupsi yang dilakukan Kades dan perangkatnya. Seperti penggelembungan biaya, laporan fiktif, serta sering kami temui adanya penyelewengan aset desa. Ini tidak main main, kami bisa pertanggung jawabkan dia yang kami lihat dan rasakan. Segeralah aparat penegak hukum turun ke desa Kuta Male, jangan tunggu masyarakat desa marah dan bertindak” tegas RG yang mewakili warga desa.

Salah satu badan jalan di desa Kuta Male

RG juga menyoroti keanehan pembangunan kantor desa senilai Rp 400 juta pada tahun 2023. Bangunan 7×10 meter itu didirikan di gang sempit. Dengan lantai dasar sebagai dapur umum jambur dan lantai dua kantor desa. Ironisnya, pengerjaan tanpa plang proyek, asal asalan dan hasilnya kualitas murahan.

“Sesuai musyawarah, Kades Ijon Wilkandris Sembiring dengan entengnya berjanji akan merehab dapur umum losd (jambur) desa. Tapi apa yang dia ucapkan cuma lips servis belaka. Kantor desa yang sudah ada tidak difungsikan sama sekali. Kades malah membangun kantor desa baru di gang sempit. Bangunan kantor desa yang baru sangat diluar nalar, gang menuju kantor desa sempit dan tidak mencerminkan wibawa desa” ujar RG.

Warga Desa Kuta Male mendesak tindakan serius dan tegas dari Bupati Karo Antonius Ginting. Termasuk Kapolres Tanah Karo, Kajari Karo dan Kepala Inspektorat Daerah. Kepada para pemangku jabatan yang punya wewenang memeriksa Kades, segeralah beri perhatian ke desa Kuta Male. Kinerja Kades dan perangkatnya benar benar mencoreng wibawa Pemkab Karo. Kades “menari nari di lantai dansa” sementara masyarakatnya menjerit di lumpur sawah. Ironis memang. (Econ).

 

 

Example 300250
Example 120x600
Example 1940x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *