Hamparan Perak | METRO ONE News – Praktik perjudian meja tembak ikan semakin menjamur di wilayah hukum Polsek Hamparan Perak, Polres Pelabuhan Belawan.
Tepatnya di Dusun 2 Desa Paluh Manan Kecamatan Hamparan Perak, kabupaten Deli Serdang. Arena judi itu memicu keresahan masyarakat. Polsek Hamparan Perak terkesan merestui yang menyebabkan sang bandar cekikikan.
Tidak adanya penindakan oleh pihak kepolisian khususnya sektor Hamparan Perak menimbulkan beragam asumsi. Ada yang menyebut oknum Polsek terima setoran, ada pula yang bilang antara pemilik mesin dan Polisi saling tanam saham.
“Selalu rame bang, marak sekali di Paluh Manan ini, lokasinya tidak jauh dari cafe Coklat, berjarak tiga rumah aja, dekat kedai kopi. Kami liat sering datang polisi kesitu tak tau ngapain” ungkap H warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Warga itu menambahkan, para pengepul meja ikan menjalankan bisnis terlarang itu secara terang-terangan di tempat terbuka, namun tetap berjalan lancar dan aman. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kinerja penegak hukum setempat, khususnya Polsek Hamparan Perak.
“Ada apa dengan Polsek Hamparan Perak ini, mana yang katanya penegak hukum dan anti judi itu?. Kami dengar juga warga di Kelambir Lima Kebun main kartu sekedar cari hiburan dipantau pantau, digrebek. Penggerebekannya pun jong, bikin malu. Jika mau grebek itulah mesin ikan ikan yang omzetnya besar, masak warga maen joker untuk ngilangin penat digrebek, kinerja apaan gitu” cetus warga dengan geram.
Kepala desa Paluh Manan Nasrul saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp pribadinya mengaku warga tidak ada merasa resah karena pemilik dianggap royal ke masyarakat.
“Masyarakat gak ada yang resah bang, karena sering bagi sembako mereka”, ujar Kades dengan enteng
Kapolres Pelabuhan Belawan, melalui Kasat Reskrim IPTU Agus Purnomo SH saat dikonfirmasi melalui Whatsapp pribadinya berjanji akan menindaklanjuti perihal laporan judi meja ikan ini.
“Baik pak kami selidiki dan tindak lanjuti, mohon doanya”, ujarnya. (AW)


















