Hamparan Perak | METRO ONE News – Pengerjaan pemeliharaan berkala ruas jalan Kelumpang Tanjung Gusta dipilah pilah. Kesan tambal sulam sangat kental terasa. Pagu anggaran yang diperuntukkan dalam proyek itu sangat fantastis Rp 1,5 Milyar lebih.
Dari tim investigasi wartawan Jumat (19/12/25) hasil pengerjaan itu sepertinya asal jadi. Ada beberapa titik cuma ditambal tipis tipis. Padahal badan jalan sudah tergolong rusak berat seyogianya seluruh badan jalan itu diaspal.
Kondisi pilah pilah itu memicu rasa kecurigaan warga, disebut sebut pengerjaan itu untuk menguntungkan pihak rekanan. “Beberapa titik lokasi yang cuma ditambal sulam jelas menguntungkan pihak rekanan dan oknum oknum yang terlibat di proyek itu. Seharusnya diaspal keseluruhan tapi realitanya cuma ditutup seadanya, jelas ada maksud terselubung.

Lihat di plang proyek yang ditempelkan di sebuah pohon di desa Kelambir itu, tertera anggaran sebesar Rp 1.559.500.000,00. Jika yang dikerjakan seperti itu kita menduga sebagian anggana tercecer ke laut” kata Wardi warga desa Kelumpang.

Pengerjaan dimulai tanggal 30 Oktober 2025 waktu pengerjaan 63 hari kalender kerja. Sementara pengerjaan pengaspalan baru sampai di desa Kelumpang Kebun. Di Desa Kelambir Lima Kebun masih sebatas penyiraman sertu. Kondisi itu memaksa warga masyarakat makan abu, dikhawatirkan penyakit pheniumokoniosis akibat partikel debu bisa mengancam.
Kadis SDABMBK Deliserdang Janso Sipahutar ST yang berusaha dikonfirmasi Jumat (19/12/25) sore belum berhasil ditemui. (Red)


















