Deli Serdang | METRO ONE News – Peredaran Sabu sabu di wilayah hukum Polsek Hamparan Perak kencang dan ngegas. Teramat sangat meresahkan salah satunya di beberapa titik seperti di desa lama dan desa Bulu Cina. Warga geram seakan ada pembiaran, karena menurut informasi para bandar leluasa melakoni bisnis haramnya tanpa tersentuh pihak kepolisian Polsek Hamparan Perak. Laris manisnya peredaran barang haram itu Polsek Hamparan Perak dituding “Rabun Ayam”
Maraknya peredaran Sabu itu di ketahui ada di dua titik desa di kecamatan hamparan perak, seperti desa Bulu cina dan desa lama yang dilakoni oleh terduga bandar desa bulu cina bernama Bundis, serta desa lama berinisial HM alias Hihim, AMB dan KT.
Menurut warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa terduga “Big Bos” bandar narkotika pengendali para bandar itu disebut-sebut berinisial BKT alias botak. Ia sudah bertahun-tahun menggeluti bisnis haramnya.
Semua para bandar yang dikendalikan BKT alias botak terkenal licin dan belum pernah tersentuh hukum dan tidak pernah terjamah Polsek Hamparan Perak, maupun polres pelabuhan belawan, Ada beberapa bandar tidak mengkonsumsi barang haram, atau bisa di sebut BD Murni. Salah satunya BKT alias botak itu sendiri.
“Saya mengetahui dan benar bahwa semua bandar narkoba di desa Lama itu dikendalikan oleh BKT alias botak. BKT itu sudah bertahun jualan sabu dan belum pernah ditangkap Polisi karena dia tidak makai sabu. Meskipun dites urine hasilnya pasti negatif. Namun BKT biasa menggunakan anggota kepercayaannya si Hihim, KT, dan AMB untuk menjual ke si pembeli,” ucap warga.
Menanggapi hal tersebut Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang Fraksi PPP Muhammad Adami Sulaiman SH M.Ag meminta kepada Kapolres Pelabuhan Belawan khususnya Kasat narkoba agar segera menangkap para bandar narkoba di beberapa titik di kecamatan Hamparan Perak.
Peredaran Narkoba di beberapa titik desa di Kecamatan Hamparan Perak memang bagaikan menjual kacang goreng. Jika peredaran barang haram itu tidak segera ditekan, bukan tidak mungkin kecamatan Hamparan Perak bisa menjadi kota Coboy.
Adami Sulaiman berharap kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi SIK., MH., CPHR., terkhusus jajaran Satnarkoba polres Pelabuhan Belawan yang dipimpin oleh AKP A.R. Riza, SH., MH., dan Kapolda Sumut selaku pimpinan aparat hukum di wilayah ini agar secepatnya turun ke lokasi. Bertindak tegas memberantas peredaran narkoba di Kecamatan hamparan Perak. “Kita tunggu tindakannya,” tegas Adami Sulaiman.
AKP AR Reza SH ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya belum membalas pesan yang terkirim.
Kapolda Sumut melalui Dirnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya berjanji akan segera menindaklanjuti.
“Terima kasih info nya, akan segera kami lidik,” janjinya. (AW)


















