Kelambir Lima | METRO ONE News –Meski Muspika Kecamatan Hamparan Perak tak bereaksi bebasnya truck pengangkut tanah timbun penghancur badan jalan, tapi tidak dengan mak mak warga desa Kelambir Lima Kebun. Sejak aksi menghadang truck yang dilakukan Jumat (6/2/26) pekan kemarin, sepertinya menjadi catatan sejarah. Truck berbadan lebar dalang perusak jalan tak lagi terlihat melintas.
Dari pantauan tim metro one news pasca aksi heroik mak mak truck berbadan lebar yang biasanya melintas beriringan tak lagi kelihatan batang hidungnya. Meski aksi spontan penghadang truck truck mendapat kecaman dari oknum aparat. Dua oknum aparat sempat terlihat garang sembari melarang Wartawan mengambil dokumen foto. Tapi ujungnya sikaf tak bersahabat kedua oknum itu tak ada apa apanya. Malah menjadi catatan buruk, kedua aparat itu mempermalukan dirinya sendiri.
Memang truck pengangkut tanah timbul masih ada yang melintas, tapi jenis truck biasa tertutup terpal yang bukan kategori tonase berat. Dan itu masih dianggap toleransi.

Masyarakat desa Kelambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deliserdang mengaku puas dengan aksi mak mak. Mereka menilai lebih hebat mak mak dari Muspika. “Mengharapkan Muspika bertindak kemungkinan besar tak akan pernah terjadi pelarangan truck berbadan lebar melintas. Dipastikan badan jalan yang baru diaspal porak poranda luluh lantak. Mana lebih hebat mak mak atau Muspika?” ujar Suwarno.
Yang menjadi pertanyaan warga mengapa Camat Kecamatan Hamparan Perak M Guntur Endar Nasution tak ada tindakan apapun. Sejak truck truck bebas lalu lalang hingga aksi mak mak, tak ada respon apapun yang ia sampaikan. Terkesan cuek bebek dan peduli amat. Diam dan terkesan tanpa beban menimbulkan asumsi macam macam terhadap Camat. Seolah olah membiarkan badan jalan cepat hancur. (Tim)


















