Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Ketua MUI Drs. H. Hamid Zahid Berpesan Sampaikanlah Ajaran Agama Kepada Ummat Yang Mudah Dipahami.

1
×

Ketua MUI Drs. H. Hamid Zahid Berpesan Sampaikanlah Ajaran Agama Kepada Ummat Yang Mudah Dipahami.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rantauprapat | METRO ONE News –Pengajian bulanan Dewan Pimpinan Cabang Majelis Ulama Indonesia (DP – MUI) Kabupaten Labuhan batu digelar di HG-Rumah Makan Afifah jalan Padang Bulan Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan batu, Selasa (13/9/26).

Pengajian tersebut dihadiri oleh Kasi MUI bidang masing-masing serta seluruh keluarga besar MUI Kabupaten Labuhan batu.

Sebelumnya tuan rumah Dr. Syafaruddin Salami Siagian S.H.I.M.H mempersilakan santap makan malam yang telah tersedia di meja makan.

Selanjutnya tausyiah langsung diisi Buya Ketua MUI Labuhan batu Drs. H. Hamid Zahid atas permintaan tuan rumah Buya Dr. Syafaruddin Salami Siagian.

Ketua MUI ketika memberikan tausyiah.

Ceramah atau Tausyiah yang diberikan Ketua cukup memukau para jemaah yang berhadir kala itu. Dalam ceramahnya dikatannya sampaikanlah ajaran agama kepada ummat yang mudah dan cepat dapat dipahami.

“MUI sebagai rumah umat, kita berikan pemahaman, ajaran agama kepada ummat dengan bahasa dan cara yang cepat dipahami, lugas dan tegas tanpa No’ debat,” tuturnya.

Masa Purna Tugas

“Amanah dan jabatan saya selaku Ketua akan berakhir pada bulan Nopember 2026 yang akan datang terhitung dua bulan lagi ke depan kepada yang telah terhunjuk untuk adminnya bekerjalah dengan sebaik mungkin” cetus Buya.

Selanjutnya  ia, mengharapkan  kepada seluruh pengurus khususnya seluruh keluarga besar MUI untuk terus menjaga dan menguatkan silaturahmi, khususnya keluarga besar MUI Kabupaten, juga yang berada di sembilan Kecamatan.

Buya mengajak para pengurus untuk terus meningkatkan kwalitas keberagamaan dengan memperdalam kajian tasawuf dan tarekat sebagai bagian dari proses memahami diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam perspektif yang disampaikannya, syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat merupakan rangkaian yang tidak semestinya dipertentangkan. Melainkan dipahami secara proporsional sebagai bagian dari perjalanan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Sang Pemilik segala kekuasaan.

Kajian tersebut juga diarahkan pada pentingnya muhasabah atau kaji diri, yakni proses melihat, memahami, dan memperbaiki diri agar perjalanan spiritual tidak hanya berhenti pada pengetahuan, tetapi melahirkan perubahan dalam amal dan akhlak.

“Menyempurnakan amal ibadah dan ketauhidan serta keimanan kita, naik level melalui kajian agar kita semakin memahami diri dan semakin dekat kepada Sang Pemilik alam” pungkas Ketua.

Sambutan tuan rumah Dr.H Syafaruddin Siagian . S.H.I. M.H

Dr. Syafaruddin S. Siagian selalu tuan rumah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Keluarga besar Mui dan  pengurus MUI Labuhanbatu khususnya Keluarga besar MUI Kabupaten yang telah berkenan hadir dalam pengajian yang digelar setiap bulannya pada malam ini.

“Mari Kita bina silaturrahim dan kekompakan dengan seerat mungkin” tutupnya. (KRN)

 

Foto : Jamaah pengajian MUI Kabupaten Labuhanbatu.

 

Example 300250
Example 120x600
Example 1940x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *