Jakarta | KABARBERANDA – Direktorat Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan (PTEP) Kementerian ATR/BPN menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) sebagai bagian dari program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) Tahun 2025.
Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan agenda “Kick Off Pembuatan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT)” yang mencakup sejumlah rangkaian penting, mulai dari arahan Direktur PTEP Agustin Iterson Samosir, penyampaian Kerangka Acuan Kerja (KAK), penandatanganan kontrak kerja, hingga arahan langsung dari Direktur Jenderal Pengadaan Tanah.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, yang juga bertindak sebagai Project Manager Unit (PMU) World Bank.
Setelah sesi pembukaan, lebih dari 400 peserta mengikuti penyampaian materi mengenai Dasar Penilaian Tanah dan Pemetaan ZNT yang disampaikan oleh Dwi Sapti Puswanhari dan Nur Cholis. Kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan aspek teknis dan administrasi, meliputi Pembuatan Akun Mitra ATR/BPN, penggunaan SIPENTA, hingga pendalaman Modul Tata Usaha SIPENTA pada sesi sore hingga malam hari.
Melalui kegiatan ini, Ditjen PTPP menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pemetaan dan penilaian tanah di Indonesia. Bimtek Pembuatan Peta ZNT diharapkan dapat membekali peserta dengan pengetahuan serta keterampilan teknis yang memadai untuk mendukung pencapaian tujuan Program ILASPP, yakni terwujudnya administrasi pertanahan yang lebih terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan. (Rel/LKT)








