Makassar | KABARBERANDA – Plt. Direktur Jenderal Penataan Agraria, Embun Sari, memberikan arahan secara daring pada Rapat Koordinasi (Rakor) Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Aula Kolaborasi Kantor Wilayah BPN Sulawesi Selatan, Selasa (02/09/2025).
Dalam arahannya, Embun Sari menegaskan pentingnya peran GTRA Daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“GTRA memegang peranan strategis terutama pada hal Penyediaan Subjek Reforma Agraria, Percepatan Penataan Akses, maupun Penyelesaian Konflik Agraria. Melalui wadah GTRA inilah partisipasi aktif masyarakat bisa didorong, sehingga Reforma Agraria dapat dilaksanakan secara bottom up,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Renald, menyampaikan bahwa Reforma Agraria tidak hanya menyentuh aspek legalitas pertanahan, tetapi juga menjadi sarana penting untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui redistribusi tanah.
Rakor dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor yang tergabung dalam Gugus Tugas Reforma Agraria.
Kegiatan ini berfokus pada penguatan sinergi program Reforma Agraria di Sulawesi Selatan agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. (Rel/LKT)








