Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Gencar Beritakan Narkoba di Desa Lama, Wartawan Metro One News Diteror dan Diancam Bunuh

58
×

Gencar Beritakan Narkoba di Desa Lama, Wartawan Metro One News Diteror dan Diancam Bunuh

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Hamparan Perak | METRO ONE News – Terkait Pemberitaan Maraknya Peredaran Narkoba di Dusun 2 dan 3 Desa Lama Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang yang diduga di lakoni sang bandar besar berinisial BKT alias botak dan Jaringan nya, wartawan Ari Wibowo diancam bunuh.

Seperti pemberitaan sebelumnya maraknya Peredaran Narkotika jenis Sabu sudah sangat meresahkan warga Dusun 2 dan 3 Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Menurut warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa terduga “Big Bos” bandar narkotika itu disebut-sebut berinisial BKT alias botak, menurut informasi warga, bandar sudah bertahun-tahun menggeluti bisnis haramnya. Ia tak tersentuh, licin seperti belut.

BKT alias botak dan jaringannya terkenal licin dan belum pernah tersentuh hukum Aparat Penegak Hukum.

Pasca pemberitaan maraknya narkoba di desa lama, wartawan mendapatkan bukti rekaman percakapan dari salah satu warga yang enggan di sebutkan namanya, dimana didalam rekaman berdurasi 3 menit 15 detik tersebut di jelaskan bahwa dirinya mendengarkan langsung pembicaraan BKT alias botak membuat Saimbara untuk membunuh wartawan. Dalam rekaman penjelasan warga tersebut BKT alis botak juga berbicara bahwa pihak polres Pelabuhan Belawan juga senang jika perihal ini terjadi. Siapa sebenarnya BKT alias botak ini, dan siapa aparat dibalik nya?.

“Iya dia ngomong di depanku langsung, kalau ada yang mau bunuh Wibowo ini, ku kasih uang, orang polres pun senang juga, karena orang polres pun gak suka, sembari menunjukkan foto” ujar Warga ini menirukan pembicaraan BKT alias botak.

Dengan adanya bukti rekaman tersebut, wartawan langsung melaporkan perihal ini ke redaksi, dan dalam waktu dekat akan melaporkan perihal ini Ke Ditreskrimum dan Ditresnarkoba Polda Sumut didampingi kuasa hukum redaksi, karena dianggap mengganggu keamanan dan kebebasan jurnalis.

“Saya akan melaporkan sang bandar ini ke poldasu, jika pihak Polsek maupun polres tidak menanggapi serius perihal ini, terkait adanya bukti rekaman salah satu warga yang saya dengar langsung, di situ di jelaskan dalam rekaman BKT alis botak itu akan membunuh saya, dan dalam rekaman dia juga di jelaskan pihak polres juga setuju dan ikut senag jika perihal itu terjadi”, ujar Wibowo menjelaskan.

Ditreskrimum Polda Sumatera Utara saat di konfirmasi wartawan melalui salah satu anggota Dirkrimum Polda Sumut, beliau menyarankan agar segera datang ke Polda Sumut dibagian SPKT agar segera ditanggapi perihal ini.

“Waalaikumsalam.. Oke bang silahkan bang bowo, kalau memang ada ancaman langsung aja ke SPKT Polda bang, Biar di Konseling sama Krimum”, ujar Salah satu anggota Dirkrimum Polda Sumut berpangkat IPDA tersebut. (AW)

Example 300250
Example 120x600
Example 1940x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *