Hamparan Perak | METRO ONE News – Lalu lalang ratusan truck pengangkut tanah timbun masih menunjukkan keangkuhan hilir mudik masuk dan keluar setiap hari melintas di jalan besar Kelambir. Ribuan kubik tanah timbun yang diangkut truck berbadan lebar itu untuk menimbun lahan yang akan dibangun pabrik di desa Hamparan Perak Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang. Pabrik yang bakal dibangun itu disebut sebut milik pengusaha berinisial AW 99. Sang pengusaha cekikikan sementara masyarakat Kelambir tarik nafas menunggu kehancuran badan jalan.

Intensitas truck pengangkut tanah timbun bertonase penuh berpotensi menghancurkan jalan Kelambir yang baru saja dibangun. Jalan mulus yang dibangun dinas SDABMBK Deliserdang itu di beberapa titik mulai terlihat mengelupas dan berlubang. Selain berakibat jalan luluh lantak, truck pengangkut tanah juga menyebarkan abu. Masyarakat Kelambir, Kelumpang dan Hamparan Perak jalur yang dilintasi truck makan abu. Bukan tidak mungkin bisa diserang penyakit pniumokoniosis akibat partikel debu.
Tokoh masyarakat desa Kelambir Lima Kebun Surya Armada marah besar, kondisi jalan yang sudah mulus bisa rusak dengan serangan truk truck bermuatan over kapasitas. “Tanah timbun yang diangkut truck itu menguntungkan pengusaha tapi berdampak buruk buat masyarakat. Jalan kita yang baru saja dibangun dan mulus bisa hancur hitungan hari. Ini tak bisa dibiarkan, jika memungkinkan kita akan pasang portal, masyarakat akan demo mohon kepada Dinas Perhubungan Deliserdang melarang truck pengangkut tanah timbun melintas dari Kelambir. Ada jalan alternatif, truck itu bisa melalui arah Marelan dengan kondisi jalannya aspal beton” ujar Surya Armada yang akrab disapa Yayak ini.

Sementara itu menurut sumber yang dipercaya lahan yang bakal dibangun pabrik itu seluas 5 Ha yang memerlukan ribuan kubik tanah timbun. AW dikenal pengusaha besar sehingga tak ada yang berani bersuara saat truck truck pengangkut tanah timbun miliknya itu seenaknya merusak badan jalan. Ironisnya, truck truck pembawa tanah timbun menuju lokasi timbunan melintasi Kantor Polsek dan kantor Camat Hamparan Perak. Tapi tak ada upaya peneguran yang dilakukan. (Plong)


















