Medan | METRO ONE News – Sejumlah pedagang di Pasar Andansari, Kelurahan Terjun, Kota medan, mengeluhkan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok yang terus terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Kenaikan ini diduga imbas meningkatnya permintaan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah.
Para pedagang menyebut serapan bahan pangan dalam jumlah besar membuat stok di pasaran menurun sehingga memicu lonjakan harga, kondisi ini dirasakan hampir di seluruh komoditas yang menjadi bahan utama penyediaan menu MBG.
Salah satu pedagang di Pasar Andansari, Kelurahan Terjun, Kota Medan, Sumatera Utara, Mawin (40), mengungkapkan cabai menjadi komoditas yang mengalami kenaikan paling signifikan.
Oleh sebab itu untuk memitigasi kesenjangan ini, pemerintah seharusnya bertindak cepat dan sinergis untuk menambah/memperkuat pasokan bahan pangan di pasaran, terutama di daerah daerah yang program MBG-nya sudah berjalan dengan masif. Jika tak ada penambahan bahan pangan yang setara dengan permintaan, sangat mungkin kenaikan harga bahan pangan makin tak terkendali, pasar makin terdistorsi, dan inflasi di daerah juga semakin tinggi, pemerintah diminta harus bertindak cepat bersinergi dengan semua dinas terkait.
Jika fenomena ini makin tak terkendali, ini menjadi paradoks, sebab apalah artinya seporsi MBG bagi anak-anaknya, tetapi kemudian orang tuanya terdampak dengan kenaikan harga sembako/bahan pangan, yang nilainya lebih tinggi dibanding dengan seporsi MBG. (AW)


















