Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Warga Syukuran Gudang TBS Gelap Tutup, Pemilik Sewa Preman Kacangan.

42
×

Warga Syukuran Gudang TBS Gelap Tutup, Pemilik Sewa Preman Kacangan.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sialang Muda | METRO ONE News – Gudang Tandan Buah Segar (TBS) ilegal di Dusun 1 Desa Sialang Muda Kecamatan Hamparan Perak Deliserdang, tutup. Warga bersyukur dan berharap si pemilik dan oknum oknum yang melindungi dapat bala dari Allah. Karena sudah bikin warga sengsara, menderita dan keributan.

Meski ditutupnya gudang yang bikin resah itu dihadang beberapa preman, namun warga tetap melawan. Preman kacangan yang dipastikan suruhan pemilik itu kabur gigit jari. Memalukan.

Dari rekaman vidio berdurasi 1 menit 5 detik terlihat kawanan preman tengik beradu argumen dengan warga. Dengan gaya petantang petenteng mencoba mengintervensi warga. Terlihat juga Kadus Dusun 1 desa Sialang Muda, Ateng. Kadus ini awalnya pura pura tak tau ada gudang ilegal. Ia coba berkilah saat dikonfirmasi Syahrul Efendi selaku LSM FTRI yang getol menyuarakan gudang ilegal. Tapi nyatanya, Kadus Ateng diduga kuat sebagai anak maen pemilik gudang. Hanya berharap makan siang rela membela pengusaha kerah hitam.

Di video itu Babinkamtibmas terlihat bertindak arif dan bijaksana menghalau aksi keributan antara masyarakat dan antek antek pemilik gudang.

Pasca viral dalam pemberitaan, aktivitas gudang sepi tidak ada kegiatan, seketika tutup dan senyap. Hal ini menimbulkan asumsi beragam tanggapan masyarakat, apakah gudang ini benar milik PTPN, atau milik perorangan yang anggar deking.

Kapolsek Hamparan Perak AKP Ridwanto Rumape saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp pribadinya Minggu pagi (5/4/2026) menanggapi dengan baik. Ia mengarahkan agar pihak desa segera berkordinasi dengan Babinkamtibmas agar segera dilakukan mediasi.

“Saya sarankan suruh saja Kadesnya untuk kordinasi dengan Polmas untuk mediasi. Memediasi itu harus ada permintaan Kades ke polmas” ujar Kapolsek.

Sementara itu menurut warga, ditutupnya gudang laknat itu, merupakan kado terbesar buat mereka. Warga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, termasuk kepada Kapolsek Hamparan Perak dan jajarannya. Pun demikian mana kala si pengusaha kembali nekat membuka kembali usaha haramnya, tidak tertutup kemungkinan bakal terjadi bentrok yang berkepanjangan. (Tim)

Example 300250
Example 120x600
Example 1940x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *