Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Pencurian Janjangan Sawit Di Gang Kapas Main Terus, Manager Tandem Grup Tutup Mata ?

5
×

Pencurian Janjangan Sawit Di Gang Kapas Main Terus, Manager Tandem Grup Tutup Mata ?

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kelambir V Kebun | METRO ONE News – Pencurian janjangan sawit milik PTPN VI PalmCo Regional II Perkebunan Tandem grup main terus. Berlokasi di gang Kapan II dan III desa Kelambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deliserdang. Semakin disorot semakin menjadi jadi, jangankan Papam yang ditugaskan penjaga asset, Manager Sawit Kebun Tandem Ir. Makmur Panjaitan terkesan tutup mata.

Aksi pencurian partai besar berlangsung tengah malam. Janjangan Sawit dikumpulkan di tiga titik. Dari ketiga lokasi pengepul di gang Kapas itu disebut sebut milik Dana, Ridwan dan Lina. Janjangan sawit ton tonan diangkut menggunakan pengangkutan kendaraan Pick up. Beroperasi sekitar pukul 24.00 WIB.

Anehnya, aksi nakal itu tak pernah ada gangguan, petugas pengangkut dan pengepul cekikikan bersenang senang. Papam yang bertanggung jawab mengamankan asset PTPN sepertinya tenang tenang saja, tak tau atau pura pura tak melihat.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Papam Khairudin tak memberikan jawaban konfirmasi. Pesan yang terkirim ke WA pribadinya, Sabtu (11/4/26) siang pekan kemarin dibiarkan tak berjawab. Sedangkan Ir. Makmur Panjaitan yang berupaya dikonfirmasi di kantornya juga belum bisa ditemui.

Sementara itu nomor WhatsApp saluran pengaduan (Whistle Blowing sistem) untuk PTPN IV Regional ll yang tertera di laman Gogle bernomor +62 811-6171-900 juga tak merespon. Warga yang sudah melayangkan pengaduan ke nomor akun resmi itu tak pernah mendapat jawaban. Intinya saluran pengaduan itu hanya ecek ecek.

Setiap malam pukul 24.00 WIB, terlihat kendaraan pick up meluncur keluar dari gang Kapas sarat muatan janjangan sawit. Di malam berikutnya mobil jenis APV datang ke lokasi, setelah diisi janjangan, mobil itu meluncur dari lokisi. Agen liar pengepul tidak pernah ditindak, sementara masyarakat yang mencari berondolan hanya buat beli beras ditangkapi. Suatu tindakan yang kerdil dan konyol.

Tidak adanya tindakan dari pihak Papam dan Manager diduga kuat ada kerja sama sindikat yang apik terbangun. Antra pengepul, Papam dan Manager disebut sebut ada pembagian keuntungan. Sama sama mendapat uang haram, semacam bagi bagi dosa. (Plong)

 

Keterangan foto : Pick Up pengangkut janjangan sawit curian keluar dari gang Kapas

 

Example 300250
Example 120x600
Example 1940x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *