Tanah Karo | METRO ONE News – Miris memang di Negeri ini, terutama di Kabupaten Karo, dokter yang menangani korban laka lantas yang mengalami luka di bagian saraf dibiarkan tergeletak di ruangan ICU Rumah Sakit Efarina Ethaham Berastagi. Dokter yang seharusnya bergerak cepat malah tak kelihatan batang hidungnya. Kejam memang.
Akibat ketiadaan dokter, korban warga Juhar Tanah Karo itu terlihat dibiarkan tak disentuh hingga Rabu (1/7/2026).
Kejadian laka pantas terjadi pada Senin (29/6/2026) pukul 19.00 Wib di jalan umum rute Tigabinanga -Desa Juhar Kecamatan Juhar Kabupaten Karo tepat nya jalan lurus.
Sepeda Motor yang dibawa korban David Villa Ginting (18) warga Desa Juhar hendak pulang dari Tigabinanga menuju Desa Juhar. Di jalan lurus itu tiba – tiba menabrak sepeda motor yang dibawa Mardian Rossi (40) warga Simpang Pergendangan Kecamatan Tigabinanga dari belakang.
Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami luka parah dibagian kepala dan bagian badan. Warga yang melihat kejadian itu langsung melarikan kedua korban ke Rumah Sakit Umum Efarina Ethaham di Desa Raya Kecamatan Berastagi untuk mendapatkan perawatan dari pihak medis.
Dari hasil pemeriksaan dokter jaga, korban Mardian Rossi dirujuk ke Murni Teguh Medan. Sementara David Villa Ginting dirawat di Efarina. Namun pada Selasa (30/6/2026) David pun harus dirujuk Medan karena Dokter bedah saraf tidak ada. Hingga Rabu (1/7/2026) rumah sakit di Medan full semua termasuk Adam Malik, Elisabet, Sembiring, Advent, USU, Marta Priska, Mitra Sejati, Murni Teguh dan Imelda.
Dari sejumlah penuturan pihak rumah sakit Efarina yang ditemui Metro One News Rabu (1/7/2026) menjelaskan, sesuai aturan dan kemampuan pihak rumah sakit Efarina telah melayani kedua korban. “Oleh karena itu mari kita sama sama mencari info agar korban boleh dibawa ke Rumah Sakit yang ada di Medan. Kita akui kalau dokter bedah saraf memang minim, pun demikian kita tetap berupaya bagaimana caranya agar korban dapat segera dioperasi. Ada dulu disini dokter bedah saraf, sekarang dia di RSU Efarina Ethaham, coba kita kordinasi kalau bisa nanti kita bawa ke Siantar” ujarnya.
Amatan Metro One News di lapangan, Kepala Pos Lalu lintas Tigabinanga Aipda I Sinaga telah olah TKP dan mengamankan kedua sepeda motor ke Polsek Tigabinanga.
Dan menyampaikan hasil olah TKP ke Satlantas Polres Tanah Karo serta menerbitkan laporan. Demikian juga pihak Jasa Raharja terllihat memantau atas terjadinya laka lantas ke Rumah Sakit Efarina. Hingga pukul 19.30 Wib, korban masih terbaring di Ruang ICU Rumah sakit Efarina. (Kor)
Foto : Korban di RSU Efarina saat ini. (Metro One News/Kornelius Depari


















