Medan | METRO ONE News – Kotak infak dibawa melalui pintu darurat, CCTV di area kantor BKM justru ditutup. Ada apa sebenarnya?
Biasanya, kotak infak dibuka di ruang ibadah seusai salat Jumat dan disaksikan langsung para jemaah.

Namun, kali ini muncul sejumlah kejanggalan. Sejumlah oknum BKM bersama puluhan orang yang disebut mengenakan pakaian Kemenag Kota Medan terlihat membawa kotak infak melalui akses pintu darurat menuju kantor BKM di dalam Masjid Agung Medan.
Belum terjawab bagaimana proses penghitungan dana itu dilakukan, kejanggalan lain muncul. Kamera pengawas (CCTV) di area kantor BKM diduga ditutup oleh tiga orang. Dana infak adalah amanah umat, bukan untuk dikelola tanpa keterbukaan dan publik berhak mengetahui
Mengapa kotak infak dibawa melalui pintu darurat?, mengapa CCTV harus ditutup? dan bagaimana proses penghitungan dan pertanggungjawaban dana infak?
Pertanyaan itu muncul setelah beredarnya rekaman CCTV yang dianggap itu tak wajar. Bukankah transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip utama pengelolaan dana umat?
Jangan biarkan pertanyaan publik menggantung. Pengurus BKM dan pihak terkait perlu memberikan penjelasan terbuka. (Jack)


















