Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Satgas Inti Prabowo Apresiasi Operasi Gabungan Kemenhut di Sumatera Utara. 

8
×

Satgas Inti Prabowo Apresiasi Operasi Gabungan Kemenhut di Sumatera Utara. 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Medan | METRO ONE News  – Sekretaris Jenderal Satgas Inti Prabowo (SIP), Edison Marbun, menyampaikan apresiasi atas kinerja Tim Operasi Gabungan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia yang berhasil mengamankan ribuan batang kayu ilegal di wilayah Sumatera Utara. Selasa (19/5/2026)

Operasi tersebut melibatkan unsur Gakkum Kehutanan, Balai Pengelolaan Hutan Lestari Wilayah II Medan, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara. Tim gabungan berhasil mengamankan kayu bulat jenis rimba campuran dan meranti yang diduga tidak dilengkapi barcode atau penanda legalitas dari lima industri pengolahan kayu (sawmill) di Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

Edison Marbun menilai langkah ini sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberantas praktik ilegal di sektor kehutanan. Ia juga mendorong agar operasi serupa diperluas ke wilayah lain yang diduga rawan pembalakan liar.

Salah satu wilayah yang disorot adalah Desa Togur, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun. Berdasarkan laporan masyarakat, praktik pembalakan liar di wilayah tersebut diduga telah berlangsung lama dan bahkan dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit.

“Laporan masyarakat menyebutkan adanya aktivitas pengangkutan kayu ilegal menggunakan truk yang sempat ditahan warga di titik koordinat 3.145556° LU dan 98.745714° BT pada 3 Mei 2026,” ujar Edison.

Ia juga menyayangkan dugaan lemahnya penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal tersebut. Menurutnya, kondisi ini memaksa masyarakat yang peduli lingkungan untuk bertindak sendiri, bahkan menghadapi risiko intimidasi dari pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik pembalakan liar.

Lebih lanjut, Edison Marbun mengajak seluruh elemen, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, untuk bersinergi dalam menjaga kelestarian hutan.

“Perlindungan hutan adalah tanggung jawab bersama. Kita tidak ingin kembali mengalami bencana alam besar seperti banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Aceh, yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian besar,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya langkah preventif melalui pengawasan ketat dan penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan kehutanan. (Red)

Example 300250
Example 120x600
Example 1940x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *