Lubuk Pakam | METRO ONE NEWS – Sejumlah jamaah mengeluhkan kondisi Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah di Kompleks Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam Kabupaten Delisedang. Keluhan menyangkut gelapnya penerangan pada malam hari akibat lampu di area luar masjid tidak berfungsi. Kesan angker dan seram terasa ke sum sum tulang.
Padahal, masjid kebanggaan warga Deli Serdang itu berdiri megah di atas lahan seluas 16.307 meter persegi (1,6 hektare). Dengan bangunan utama mencapai 5.864 meter persegi dan mampu menampung sekitar 1.600 jamaah. Operasional masjid ini mendapat dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Deli Serdang setiap tahunnya.
“Lampu luar masjid banyak yang padam. Kalau malam gelap sekali di sekitar masjid. Pengurusnya sekarang terkesan tidak peduli dengan kondisi ini,” ujar Soleh, salah seorang jamaah, Kamis (10/10/2025).
Selain masalah penerangan, jamaah juga mengeluhkan air conditioner (AC) di ruang utama salat yang menetes dan mengenai jamaah saat beribadah termasuk atap yang bocor.
Untuk mengonfirmasi kekecewaan jamah ini, Metro one news mencoba menghubungi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Deli Serdang, Faisal Rahman Panjaitan. Faisal yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengelola Masjid Agung (BPMA) Sultan Thaf Sinar Basarsyah, menjawab lugas.
“Terimakasih infonya sudah memperhatikan kondisi mesjid, lagi kita proses pendataan lampu rusak segera kita periksa” kata Faisal yang menggantikan Khairum Rizal yang telah pensiun dari jabatan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Deli Serdang itu.
Masyarakat berharap pihak pengelola segera melakukan perbaikan fasilitas penerangan dan pendingin udara agar kenyamanan jamaah dalam beribadah dapat terjaga, terlebih masjid megah itu merupakan ikon keagamaan Kabupaten Deli Serdang. (Red)


















