Labura | METRO ONE News – Saat kru media melakukan investigasi disalah satu sekolah SDN 117516 Karang Sari desa Parpaudangan Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara terlihat banyak pekerjaan pembangunan disekolah tersebut
Proyek Revitalisasi bersumber dari Dana APBN dengan besaran kisaran Rp.1.6 milyar terdapat kejanggalan bahan bahan material bangunan. Terlihat dalam penggunaan bahan material yang tidak berkwalitas seperti rangka baja yang sudah terpasang terlihat benggang. Juga besi baja beton yang digunakan ukuran 10 mm serta besi untuk cincinnya memakai ukuran 6 mm. Juga pondasi untuk selasar cor corannya diduga tidak menggunakan besi, hanya pasangan bata saja.

Saat di lapangan kru media berjumpai Guru olahraga dan menanyakan keberadaan kepala sekolah bapak Roy Arief Azur.,guru tersebut mengatakan, Tidak masuk karena mau berangkat umroh, Kepala sekolah bertempat tinggal di Sei Piring (Asahan). Megenai pekerjaan ini saya tidak tau bang. Kru media juga bertanya perihal pengawasan, baik itu konsultan dan disdik kabupaten, apakah ada ?. Guru kembali menerangkan, kalau konsultan pengawas saya tidak tau pak, tapi, dari Dinas Pendidikan Kabupaten Labura ada pak, 2 orang, tapi jarang jarang mereka datang.
Kepala Sekolah SD 117516 Karang Sari, Roy Arief Azura saat dikonfirmasi perihal struktur kepanitiaan dan juga bahan bahan material yang digunakan serta jenis kayu kusen jendela dan pintu melalui pesan WhatsApp (WA) Roy mengatakan, saya serahkan ke pelaksana pak terkait itu dan kepsek mengirim berita acara panitia pelaksana. Disitu tertulis ketua pelaksana Andi Raharjo kecamatan rahuning kabupaten asahan.

Proyek revitalisasi senilai Rp.1,6 Milyar. Dipecah menjadi beberapa judul yaitu, Pembagunan Toilet beserta perabotnya Rp, 127.895.040. Pembangunan Ruang Administrasi beserta perabotnya Rp, 235.426.608.
Pembangunan Ruang UKS beserta perabotnya Rp. 126.182.592. Rehabilitasi Ruang Kelas dengan tingkat kerusakan minimal sedang Rp, 761.891.712. Rehabilitasi Ruang Toilet dengan tingkat kerusakan minimal sedang Rp, 40.978.490. Waktu 90 hari kerja kalender. (Deny Munthe)


















