Sialang Muda | METRO ONE News – Gudang pengumpul Tandan Sawit Segar (TBS) di dusun 1 desa Sialang Muda Kecamatan Hamparan Perak Deliserdang, seketika sepi aktifitas. Sejumlah pembeking ketar ketir, para kurcaci suruhan pemilik gudang berkumpul di gudang pada Jumat (3/4/26) malam. Tak jelas apa tujuan berkumpulnya hulubalang kelas teri itu. Namun diduga kuat karena adanya pemberitaan tentang gudang TBS liar.
Menurut warga, gudang itu di Sabtu (4/4/26) terlihat sepi. Tak ada aktifitas apapun. Biasanya sejak pagi hingga malam selalu saja ada kesibukan bongkar muat TBS. “Pasca pemberitaan di media, sejumlah oknum aparat desa dan beberapa orang berseragam tampak sibuk di gudang itu. Sejumlah CCTV makin diaktifkan, ada CCTV yang mengarah ke rumah warga. Intinya sudah pada grusa grusu, indikasi gudang liar terbaca jelas. Kenapa harus sibuk jika gudang penampung TBS itu legal. Terlebih sang Kadus yang dipanggil Ateng terlihat kelimpungan” kata warga.
Sementara itu menurut Syahrul Efendi selaku perwakilan warga mengaku ada yang menghubungi dirinya di Jumat malam. Seseorang yang menghubunginya itu menyebutkan bahwa pemuda setempat merasa tak senang atas statemen yang ia lansir di media Metro One News. “Pak, pemuda setempat merasa keberatan atas pemberitaan yang bapak lansir. Jika memang perlu uang minum biar ketemu saja dengan pemuda setempat ini” kata Efen menirukan penelefon yang menghubunginya.
Sontak Efen berang dan menghardik si penelafon. “Sory, tujuan kami bukan mencari uang minum, kami mau tutup gudang liar itu karena sudah meresahkan warga sekitar” cetus Efen.
Kapolsek Hamparan Perak AKP Ridwanto Rumapea yang dikonfirmasi Metro One News Sabtu (4/4/26) via pesan WhatsApp sangat merespon. “Biar ditelusuri Bhabinkamtibmas” tulis Kapolsek (Tim)


















