Kelambir V Kebun | METRO ONE News – Pengerjaan proyek Drainase di dusun V Gang Kapas l Desa Kelambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang diyakini bakal sia sia. Masyarakat menentang keras, mengingat tak ada pemberitahuan sebelumnya. Secara tiba tiba alat berat sudah melakukan pengorekan, merusak akses jembatan menuju rumah warga masing masing.
Aksi menentang pengerjaan drainase berbiaya Rp 1 Milyar lebih gawean Dinas SDABMBK Deliserdang ini terjadi pada Sabtu (8/8/26). Warga yang mengetahui ada pengerjaan secara tiba tiba menanyakan kepada Kadus setempat Rizky. Menurut warga Kadus tak ada memberi tahukan ke warga ada proyek drainase, terlebih drainase yang lama masih tergolong bagus.
Alat berat tak lagu terlihat di lokasi
“Kami bukan menentang proyek pemerintah, tapi setidaknya adalah sosialisasi ke warga, mengingat pelebaran parit drainase ini merusak jembatan dan mengenai lahan warga. Jembatan menuju rumah tiba tiba dihancurkan, ini kan sama artinya warga tak dianggap apa apa. Ujub ujub parit dikorek, jembatan dihancurkan, warga tak bisa lagi masuk ke rumah, seenak udel mereka saja” ujar Bambang warga gang Kapas l.
Papan plang proyek yang tak menyebutkan volume pengerjaan
Di Senin (10/8/26) pagi pasca adanya aksi penolakan warga, alat berat jenis eskavator sudah tak ada lagi di lokasi. Hanya beberapa pekerja terlihat mondar mandir. Drastis tak ada aktifitas. Sementara warga bertahan di rumah masing masing memantau dan menunggu apakah jembatan ke rumah mereka dibongkar. (Red)


















