Rantauprapat | METRO ONE News – Buya Ustad Muhammad H. Sopyan Dalimunthe MA ajak jamaah MUI memperbanyak sedekah. Menurutnya sedekah tidak mengurangi harta yang kita miliki bahkan dengan keridhoan kita bersedekah Iklas tanpa mengharap imbalan apapun niscaya Tuhan akan memberikan balasannya yang berlipat ganda.
Hal itu disampaikannya ketika memberikan tausyiah pengajian bulanan MUI di Cafe Kebun Warisan (kesan) jalan Perisai Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan batu Jum’at (21/8/26)
Disamping itu lanjutnya, bersedekah manfaatnya sangat masuk diakal bila disalurkan kepada hamba Allah yang kurang mampu. Alangkah senangnya mereka matahari yang tadinya terasa gelap kini menjadi terang dengan bantuan sedekah yang kita berikan.
Buya Ustd. H. Sofyan juga menjabat sebagai Kepala Kantor urusan agama di Kecamatan Bilah hilir. Dirinya menceritakan alkisah sebuah Masjid yang bangunan masjidnya cukup baik dan mewah. Hanya terlihat pagar bangunan Masjid itu telah berdiri lama kurang elok dengan bangunan Masjid.

Kata Buya sofyan, seorang hamba Allah yang berdomisili diarah pantai harta kekayaannya mencukupi. Ia memanggil panitia Masjid, singkat cerita dengan bahasa santun hamba Allah itu mengatakan agar membongkar pagar itu kembali bangun yang baru. “Semua dananya saya yang menanggulangi” sebut hamba Allah itu. Artinya bahwa hamba Allah itu punya harta tidak semata mata disimpan tapi disumbangkannya kejalan yang baik. Dia berbagi kepada yang membutuhkan. Inilah sebagai contoh harta yang yang kita dapatkan bukan semata milik kita semua tapi hak kepada manusia, Sosial dan lainnya ada disitu melalui tangan kita.
Dikatakannya, ada tiga penyesalan ketika seseorang telah meninggal dunia, menyia-nyiakan ketika hidup untuk berbuat baik, penyesalan memilukan, dan membutakan mata, telinga ketika sudah ada panggilan Allah dan penyesalan tidak banyak berbuat sedekah.
Sementara itu Ketua MUI Labuhan batu Drs. H. Hamid Zahid dalam arahan dan bimbingannya dirinya hanya memperkuat tausyiah yang disampaikan oleh Ustd. H. Sofyan.
Arahan dari Ketua MUI Labuhan batu.
“Mari kita perbanyak bersedekah umur tidak menentukan kematian kapan datangnya tua dan muda maut tetap mengintai” ujarnya.
Disampaikan juga bahwa kepengurusan DP. MUI Kabupaten Labuhan batu yaitu jatuh pada bulan Nopember 2026.
“Saatnya kita sudah dapat bersiap siap menunjuk kepanitiaannya untuk mempersiapkan Adminnya” ujarnya.
Ustd Darman MA Sigalingging komisi bidang fatwa juga menjabat sebagai Ka. KUA Rantau Utara selaku tuan rumah mengucapkan terima kasih kepada semua yang berhadir dalam mengikuti acara yang telah digelar.
“Semoga kiranya pertemuan ini membawa berkah dan tausyiah yang telah disampaikan dapat kita amalkan dengan sebaik mungkin” sebut ahli bait (KRN)


















