Hamparan Perak | METRO ONE News – Santernya prilaku tak santun yang dipertontonkan oknum tim sukses Bupati Deliserdang Serdang, jadi pembicaraan di delapan penjuru angin. Terkhusus di lingkungan dinas kantor Pemerintahan Kabupaten Deliserdang. Lelaki yang dijuluki Golden Boy ini dikenal sebagai orang dekat Bupati Asri Luddin Tambunan. Namun sayang kedekatannya dengan orang nomor satu di Deliserdang itu dimanfaatkan mengintervensi pejabat tertentu khususnya Kepala Sekolah dan guru guru. Gertak sana gertak sini ujung ujungnya tarik pucuk dapat cuan. Golden Boy tinggal di Kecamatan Hamparan Perak, ia juga dijuluki si kancil licik.
Pasca mencuatnya prilaku sombong si Golden Boy ini, sejumlah ASN yang merasa pernah tersakiti mengucapkan terima kasih kepada metro one news sembari meminta untuk tidak berhenti menyuarakan kebenaran. Sampai Bupati Deliserdang memberikan tindakan tegas. “Jangan berikan peluang kepada Golden Boy melakukan intervensi, perkecil ruang geraknya. Jika langkah Golden Boy dibiarkan melenggang, bisa jadi timbul asumsi buruk, jangan jangan Golden Boy sengaja dipelihara” kata ASN
Hasan Hamdi selaku Ketua SOKSI Kecamatan Hamparan Perak mengaku sudah mendengar tentang catatan buruk Golden Boy. Menurutnya kepemimpinan Bupati Asri Luddin Tambunan dipermalukan oleh lelaki kereak itu.
“Istilah Tim Sukses (TS) itu cuma ada di Pilkada dan saat ini sudah selesai. Pak Bupati Deliserdang sudah bekerja bagus, programnya terpuji, orangnya santun dan anti korupsi. TS itu sudah selesai tugas nya. Sekarang saat nya pak Bupati Asri Ludin Tambunan kita dukung bersama program programnya. Pak Bupati itu punya visi dan misi yang sangat baik untuk Deliserdang dan warga nya. Jangan pula gara gara perbuatan memalukan dari satu orang sombong mencoreng wibawa pak Bupati yang santun” ujar Hasan.
Sementara itu sejumlah Kepsek, Guru, ASN yang pernah tertekan oleh Golden Boy juga berharap Bupati Deliserdang bisa bertindak bijak menyikapi aksi “bar bar” bekas TS nya itu. Hari hari mereka mengaku takut, apa lagi sudah ditelpon si Golden Boy, jantung seakan mau copot. Meski mengaku takut tapi mereka juga takut menyampaikan keluh kesahnya secara terbuka. Mereka mengakui, si Golden Boy bahasanya “masin” kepada Bupati. “Jangan munculkan nama kami, nanti kami bisa bahaya. Dia juga dikenal sebagai aktor pemain proyek, memberi paket kepada orang orang tertentu, ia terima komisi” kata sumber ini kepada Metro one News, Selasa (13/1/26) di Medan.
Menurut sumber ini, di lapangan Golden Boy menyebar aroma keangkuhan, ia membawa bawa nama Bupati setiap ada momen momen tertentu. Setiap Bupati ada kegiatan di Kecamatan, Golden Boy selalu menempatkan diri di samping Bupati, nempel disamping Bupati senjatanya untuk menakut nakuti pejabat. (Tim)


















