Karo | METRO ONE News – Masyarakat Desa Daulu dan Semangat Gunung menggeruduk kantor Bupati Karo. Mereka menggelar unjuk rasa sekaligus ingin bertemu dengan Bupati, Kamis (4/6/26).
Aksi demo itu sehubungan dengan surat yang sudah dilayangkan terlebih dahulu ke kantor Bupati Karo tentang keberatan warga atas pergantian mandat pengelolaan restribusi air panas Daulu Semangat Gunung. Hingga saat ini belum ada tanggapan dan jawaban dari pihak terkait.
Dalam aksi unjuk rasa masyarakat desa Daulu dan Desa Semangat Gunung, titik kumpul di kolam pancing LAU TIMEKAP, Kecamatan Berastagi. Berangkat ke kantor bupati dengan kendaraan truk roda 6, mobil roda 2 dan sepeda motor.
Adapun alat peraga yang digunakan dalam aksi, seperti bendera merah putih, spanduk, poster, alat pengeras suara dan alat memasak beserta bahan sembako.
Tuntutan dalam aksi unjuk rasa, warga mempertanyakan kenapa bupati Karo c/q Kadia Parawisata mengeluarkan mandat baru restribusi air panas Daulu- Semangat gunung.
– Mandat diberikan tanpa ada sosialisasi maupun pemberitahuan kepada warga dan pemerintahan desa Daulu dan Semangat gunung.
– SK mandat restribusi yang lama atas nama Ricky Sinurat belum berakhir, namun Kadis Parawisata sudah mengeluarkan mandat baru.
– Mereka sudah membayar PAD ke dinas Parawisata Kabupaten Karo per tgl 18 setiap bulannya. Dibayar didepan namun baru 10 hari berjalan sudah diputus semena mena oleh Kadis parawisata tanpa ada kordinasi maupun pemberitahuan.
– Warga minta agar Bupati Karo mencabut dan membatalkan mandat baru tersebut dan menyerahkan sepenuhnya kepada Masyarakat ke dua desa.
– Copot Kadis Parawisata Kabupaten karo Tomi Kemit karena telah membuat dan menimbulkan kegaduhan antar warga Desa daulu dan warga Desa Semangat gunung.
– Tuntutan yang terakhir dimana sejak dari dahulu hingga sekarang pemkab Karo tidak pernah memperhatikan kesejahteraan warga.
Gelaran aksi unjuk rasa warga Desa Daulu dan Semangat Gunung akan berlangsung selama tiga hari (Econ)


















