Kabanjahe | METRO ONE News – Khabar liar sedang berhembus kencang di SMPN 2 Kabanjahe. Disebut sebut pihak sekolah ikut campur dalam pembelian baju seragam dan atribut sekolah bagi peserta didik baru.
Menurut sumber terpercaya, para orang tua yang anaknya masuk ke SMPN 2 Kabanjahe merasa resah. Untuk pembelian baju seragam dan atribut ada intervensi pihak sekolah. Pihak sekolah memberikan ultimatum agar anak didik baru memesan baju dan atribut harus dari sekolah. Harga ditentukan pihak sekolah.
“Jika dibandingkan harga di pasaran dengan harga di sekolah ada selisih harga. Tak usah kami sebutkan berapa harga yang dipatok sekolah untuk baju seragam dan atribut. Silahkan tanya langsung ke sekolah” ujar ibu muda yang anaknya baru masuk di SMPN 2 Kabanjahe.
Menanggapi adanya dugaan intervensi di pembekian baju seragam dan atribut, kepala Sekolah SMPN 2 Kabanjahe Jenda Kita Br Sinulingga membantah keras. “Sekolah tidak mengurus perlengkapan siswa ya dek, mereka yang mengupayakan sendiri” tulis Kasek menjawab pesan konfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (30/6/26) sore
Bagaimana kebenaran informasi soal baju seragam dan atribut ini? akan Metro One News selami lebih dalam (Econ)


















